“ IBUPROFEN BERPERAN, RASA SAKITPUN HILANG “

Ibuprofen (2-4 isobutil fenil propionat) adalah sejenis obat yang tergolong dalam kelompok antiperadangan non-steroid (obat anti inflamasi) dan digunakan untuk mengurangi rasa sakit akibat arthritis (peradangan pada satu atau lebih persendian, yang disertai dengan rasa sakit, kebengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak). Ibuprofen juga tergolong dalam kelompok analgesik (menghilangkan rasa sakit) dan antipiretik (menurunkan demam).

Aktivitas analgesik awalnya terjadi karena adanya kerusakan sel yang menyebabkan pengeluaran asam arakhidonat. Dengan adanya enzim siklooksigenase asam arakhidonat akan diubah menjadi prostaglandin (suatu zat yang bekerja pada ujung-ujung syaraf yang sakit) sehingga rasa nyeri akan hilang. Aktivitas antipiretiknya bekerja di hipotalamus dengan meningkatkan vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) dan aliran periheral. Ibuprofen terbukti aman dan efektif untuk menghilangkan rasa nyeri dan demam, akan tetapi tidak dianjurkan untuk anak dibawah usia 6 bulan atau diberikan dalam jangka waktu yang lama.

Banyak obat-obatan dipasaran yang memproduksi obat dengan komposisi ibuprofen. Salah satunya PT. PHAROS INDONESIA yang memprodusi Proris yang berisi ibuprofen.

2015-04-03-14-27-49--1230763176 2015-04-03-14-28-06--54873739 e3c5dd9ca9143566d357047f3ae58119_400x400 jpeg1074-500x500 PRORIS 100 MG TABLET-250x250

Kegunaan:

Ibuprofen berfungsi untuk menghilangkan berbagai macam nyeri pada sakit gigi, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sesudah operasi ringan , nyeri ringan sampai sedang pada rematik tulang dan sendi, serta dapat menurunkan demam.

Komposisi:

  1. Proris suspensi terbagi menjadi dua varian, yaitu:
  2. Proris suspensi, mengandung ibuprofen 100mg/5ml (sendok teh) : rasa jeruk
  3. Proris suspensi forte, mengandung ibuprofen 200mg/5ml (sendok teh) : rasa strawberry
  4. Proris tablet, mengandung ibuprofen 100mg
  5. Proris kaplet, mengandung ibuprofen 200mg
  6. Proris supositoria, mengandung ibuprofen 125mg

Dosis:

  1. Dewasa : 3-4 kali sehari 200mg (sesudah makan)
  2. Anak-anak : 3-4 kali sehari 100mg (sesudah makan)
  3. Balita : 3-4 kali sehari 50mg (sesudah makan)

*Tidak dianjurkan untuk anak usia dibawah 1 tahun tanpa petunjuk dari dokter

Peringatan dan perhatian:

  • Proris Ibuprofen tidak dianjurkan pada anak-anak usia dibawah 1 tahun.
  • Tidak boleh digunakan melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Sebelum obat ini digunakan konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter apabila menderita penyakit-penyakit atau kelainan-kelainan sebagai berikut:
  1. Riwayat penyakit saluran cerna bagian atas (ulkus peptik).
  2. Gangguan fungsi ginjal karena eliminasi utamanya melalui ginjal.
  3. Gagal jantung, hipertensi, dan penyakit-penyakit lain yang mengakibatkan retensi cairan tubuh.
  4. Gangguan pembekuan darah.
  5. Asma karena dapat menyebabkan bronkospasme (penyempitan bronkus).
  6. Lupus eritematosus sistematik.
  • Selama minum obat ini jangan minum obat asetosal atau obat lain yang mengandung ibuprofen, juga obat anti koagulan (pembekuan darah) golongan warfarin.
  • Bila selama 5 hari rasa nyeri tidak menghilang, maka segera hubungi dokter atau Unit Pelayanan Kesehatan.
  • Tidak dianjurkan pada kehamilan trimester pertama dan kedua, serta wanita menyusui.

Efek samping:

  • Jarang terjadi, akan tetapi dapat timbul efek samping seperti gangguan saluran pencernaan termasuk mual, muntah, diare, konstipasi, dan nyeri lambung.
  • Terjadi ruam kulit, penyempitan bronkus, penurunan sel pembeku darah, penurunan jumlah sel limfosit.
  • Penurunan ketajaman penglihatan dan kesulitan membedakan warna dapat terjadi, maka obat harus segera dihentikan dan memeriksakan ke dokter.

Kontra indikasi:

Ibuprofen tidak boleh digunakan pada:

  1. Penderita tukak lambung dan duodenum yang berat dan aktif.
  2. Penderita dengan riwayat hipersensitif terhadap ibuprofen dan obat anti inflamasi non steroid yang lain.
  3. Penderita apabila menggunakan obat asetosal atau anti inflamasi lainnya akan timbul gejala asma, rhinitisis atau urtikaria.
  4. Kehamilan trimester ketiga.

Referensi:

www.obatapasaja.com/2014/05/proris-ibuprofen-penurun-demam-pereda.html?m=1

www.citamedia.com/berbagai-macam-obat-penurun-panas.html